Pemkab Lumajang Perpanjang Masa Siaga Bencana APG Gunungapi Semeru

Redaksi
0 0
Read Time:1 Minute, 33 Second

cyberinvestigasi.com, 15 Desember 2020, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Lumajang mengumumkan perpanjangan masa Siaga Awan Panas Guguran (APG) Semeru selama tujuh hari terhitung mulai hari Senin kemarin, (14/12) hingga Senin (21/12) pekan depan.

Pengumuman perpanjangan masa siaga tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, sekaligus Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, di Posko Siaga Bencana Semeru Lapangan Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang Jawa Timur, Senin (14/12) pukul 15.15 WIB.

Menurut Agus Triyono, perpanjangan masa siaga bencana tersebut diambil sebagai antisipasi adanya potensi bahaya erupsi sekunder endapan material vulkanik di Daerah Aliran Sungai (DAS) Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.
Selain itu, penetapan perpanjangan masa darurat bencana juga merujuk dari evaluasi dari seluruh hasil kegiatan yang dilakukan bersama Tim Siaga Bencana selama ini.

“Sebagai antisipasi bahaya erupsi sekunder endapan material vulkanik di DAS Curah Kobokan Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo,” ujar Agus.

Berdasarkan hasil monitoring dan analisa dari Pos KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Semeru di Gunung Sawur, aktivitas Gunungapi Semeru relatif menurun.
Akan tetapi erupsi sekunder endapan material vulkanik masih berpotensi terjadi dan dapat membahayakan jiwa manusia.

Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunungapi Semeru berada pada Level II atau ‘Waspada’.

IMG 20201215 081241

Dengan penetapan masa siaga bencana, Agus memastikan bahwa posko bantuan tetap terbuka bagi para donatur yang hendak memberikan dukungan untuk percepatan penanganan bencana Awan Panas Guguran (APG) Gunungapi Semeru.

“Dipersilakan di posko bantuan Kamar Kajang, kami tidak melarang untuk pihak-pihak yang ingin melakukan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak,” jelas Agus.

Di samping itu, Agus juga tetap mengimbau kepada masyarakat di sekitar DAS Curah Kobokan agar tetap waspada dalam menghadapi adanya intensitas curah hujan yang tinggi, sebab hal itu dapat memicu terjadinya banjir lahar dingin.

“Himbauan kepada masyarakat dan para penambang pasir untuk tetap waspada dalam menghadapi curah hujan,” tutup Agus, dalam sebuah penyampaiannya.

Cyber/Red
Mpap s

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Kunker hari ke-3 Direktur Eksekutif PUSKOMINFO INDONESIA menjelang louncing Yayasan Rehabilitasi NAPZA. PP"AJIB"di Surabaya

Surabaya,cherinvestigasi.com – kunker yang ke-3 Direktur Eksekutif PUSKOMINFO INDONESIA Diansyah Putra Gumay,S.KOM,MM di PP”AJIB”Aura Jiwa Indonesia Bersinar ,Minggu 13/12/2020 Bentuk sinergi,kolaborasi PUSKOMINFO INDONESIA dan PP”AJIB adalah suatu bentuk kerjasama organisasi di bidang sosial yang akan membawa kota Surabaya bersinar ,Untuk Jawa Timur bersinar Mewujudkan Indonesia  bersinar oleh karena itu Direktur […]
WhatsApp Image 2020 12 14 at 19.29.13

Subscribe US Now