Beberapa Deretan Rumah Terancam Longsor, Warga Tunas Jaya Meminta Perhatian Dari Pemerintah Daerah

centerweb
0 0
Read Time:2 Minute, 12 Second

Pandeglang,Senin 01 Juni 2020 Cyberinvestigasi.com – Lingkungan warga yang terletak di Kp. Tunas Jaya Rt 03 Rw 04, Des Kecamatan Picung-Kabupaten Pandeglang, dalam kondisi sangat memprihatinkan, dan menghawatirkan bagi keselamatan warga”,

Pasalnya, warga hawatir akan terjadinya longsor yang patal, sebab di belakang rumah mereka kondisinya sudah tidak memungkinkan.

Kurang lebih dari satu meter, jarak antara rumah warga dengan jurang yg cukup dalam, dengan ketinggian tebing jurang mencapai 15-20 m, akibat terkikisnya tanah, yang disebabkan oleh bermuaranya air dari beberapa kampung.

Nenek mariah (55) salah satu warga sekitar menjelaskan kepada awak media, 01/06/2020.

IMG 20200602 WA0004

“Kami, warga disini was-was dan hawatir, apalagi disaat datangnya musim hujan” kami tidak tenang, sebab jarak jurang dengan rumah warga saat ini kurang lebih satu semeter, hal ini disebabkan aliran air dari perkampungan lain bermuaranya disekitar sini, apalagi tidak adanya tembok penahan tanah, ungkapnya.

“Saya, keluarga dan juga warga lain hanya bisa pasrah, sebab kami semua tidak mampu jika harus membngun kembali rumah”,
Untuk sekarang ini, “Kami, hanya bisa meminta kepada pemerintah yang di atas, seperti camat, bupati, gubernur, ataupun presiden, tolong perhatikan dan bantu kami warga masyarakat tunas jaya, desa cililitan, kecamatan picung-pandegelang, karena kami takut terjadi nya longsor yang mana akan mengancam keselamatan jiwa kami disini, imbuh “Nenek Mariah, menjelaskan. (01/06/2020).

Dalam kesempatan lain, “Madsuki, selaku Ketua BPD Desa Cililitan, dirinya juga membenarkan, memang kondisi yang saat ini terjadi di kampung Tunas Jaya, sebenarnya persoalan yang memang sudah lama, dan bahkan sudah banyak warga yang mengeluhkan padanya tentang persoalan terjadi nya pengikisan tanah yang makin lama kian menghawatirkan bagi warga sekitar, karena semasa di musim hujan air dari beberapa kampung, seperti halnya dari kampung cibagolo, babakan kembang, pasar lama dan air dari lingkungan tunas jaya sendiri semua bermuaranya kesini” dan memang benar sampai saat ini belum adanya perbaikan kembali untuk pembangunan TPT ataupun tembok penahan tanah di lokasi tersebut, padahal hal ini sudah berlangsung lama sekali sehingga sekarang menjadi semakin dalam, hingga mencapai kurang lebih kedalaman 15-20 m”, dan dinding tanahnya pun perlahan sudah terkikis longsor, dan memang ada beberapa rumah warga yang jaraknya sangat dekat ke lokasi tebing jurang tersebut.

Selanjutya, selain dari itu ada juga penyebab lain yang mana telah mengakibatkan mampet dan sempitnya saluran air, sehingga air bukan masuk ke saluran irigasi jalan, malah berbelok ke belakang rumah warga, yang akhirnya pengikisan tanah semakin melebar ungkapnya.

Harapan kami, semoga pemerintah daerah kabupaten, provinsi, dengan melalui dinas terkait”, agar secepatnya meninjau lokasi tersebut, karena melihat kondisi adanya di lapangan tidak akan cukup jika harus di danai dari DD/ADD, namun harus didanai oleh APBD Kab, atau Propinsi, Pungkasnya, saat di konfirmasi.

Penulis : Encep bachtiar
Pandeglang 2020

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Jika Dua Kilang Pertamina Kelar, Indonesia Tak Lagi Impor BBM

Jakarta, Selasa, 02, Juni 2020 Cyberinvestigasi.com – Jika Dua Kilang Pertamina Kelar, Indonesia takan lagi Impor BBM. Sumber berita-SINDOnews 31/05/20. Langkah PT Pertamina yang saat ini tengah berupaya membangun dua kilang minyak yang ada di Bontang dan Tuban, dipastikan bisa membuat Indonesia terlepas dari impor bahan bakar minyak (BBM), pada […]
IMG 20200602 WA0025

Subscribe US Now