Screenshot 20231030 093459 Chrome

Bisa untuk Usaha Pisang Cavendish: Petani Banten Terima Sertifikat Bersama

0 0
Silahkan Share
Read Time:1 Minute, 28 Second

Cyberinvestigasi.com, Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menuntaskan penataan aset di Desa Gunung Anten, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Hal ini ditunjukkan dengan telah diserahkannya 12 sertifikat Hak Milik Bersama dengan total luas 127,8 hektar, oleh Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto, kepada Pergerakan Petani Banten (P2B).

“Untuk itu, saya ingin mengucapkan terima kasih karena sertifikat ini bisa di tangan Bapak/Ibu sekalian berkat kerja sama seluruh pihak,” tegas Hadi,vdikutip dari laman Kementerian ATR/BPN, pada Minggu (29/10/2023).

Selanjutnya, Kementerian ATR/BPN akan melakukan penataan akses agar tanah yang diberikan bisa berdaya dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat tersebut.

Dijrsempatan lain, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Banten Sudaryanto, dirinya turut mengungkapkan, bahwa rencananya di desa tersebut, P2B akan dipertemukan dengan PT. Great Giant Pineapple (GGP) sebagai perwujudan penataan akses tersebut.
Dia mengatakan, bahwasanya perusahaan siap untuk bantu memberdayakan melalui penanaman pohon pisang cavendish.

“Kami akan lakukan pendampingan, mulai dari pembibitan, perawatan, hingga pemanenan,” ungkap Sudaryanto.

Adapun ntuk hasil panen dari pisang tersebut, sudah ada perusahaan yang akan langsung membelinya dari warga, imbuhnya.

“Melalui penataan akses ini, diharapkan perekonomian masyarakat penerima sertipikat benar-benar bisa meningkat,” tambahnya.

Sementara Ketua P2B, Abay, ia menuturkan dengan bentuk rasa terima kasihnya kepada Kementerian ATR/BPN atas program Reforma Agraria yang dilaksanakan di Desa Gunung Anten.

“Terima kasih Pak Menteri, dan juga pemerintah daerah yang sudah mengabulkan mimpi kami untuk dapat menggarap lahan ini dengan tenang,” kata Abay.

Sebagai informasi, P2B adalah organisasi para petani penggarap di lahan eks-Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan di desa tersebut. Organisasi yang eksis sejak tahun 2011 ini kemudian berkoordinasi dengan Konsorsium Pembaharuan Agraria (KPA) yang menjembatani penyelesaian konflik agraria di lokasi tersebut kepada Kementerian ATR/BPN.

BACA JUGA :  Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI ke Kanwil Banten

*Puskominfo Indonesia*

Mpap.s
Cyber_Red

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%