IMG 20220428 WA0000

Bupati Kabupaten Bogor Ade Yasin dan 11 Lainnya Resmi Ditahan

0 0
Silahkan Share
Read Time:4 Minute, 27 Second

Cyberinvestigasi.com, Kamis 28 April 2022, Jabar – Hasil kerja keras pada temuan kpk didalam upaya pemberantasan korupsi, akhirnya kegiatan tangkap tangan tim KPK telah mengamankan sebanyak 12 orang yang dilakukan oleh tim KPK pada tanggal 26 April 2022, sekitar pukul 22-00-wib diwilayah Bandung dan kabupaten Bogor,

Adapun dari 12 orang yang
masing masing berinisial 1. “Ay, selaku Bupati kabupaten Bogor, 2. “Ia, kasubdit kas daerah BPKAD kabupaten Bogor, 3. “Ma, sekertaris dinas pada dinas PUPR kabupaten Bogor, 4. RT, BPK dinas PUPR kabupaten Bogor 5. Rf, kasubak keuangan sekda kabupaten Bogor,
6. Tk, kepala BPKAD kabupaten Bogor, 7. Ar, sekertaris BPKAD kabupaten Bogor 8. Hn, staf BPKAD kabupaten Bogor, dan 4 orang pegawai BPK perwakilan Jawa barat,

Kronologis tangkap tangan berawal dengan adanya laporan masyarakat terkit adanya sebuah dugaan pemberian uang melalui bupati Bogor Dengan orang kepercayaan nya kepada anggota tim audit BPK perwakilan Jawa barat,
Kemudian tim KPK bergerak dan melakukan upaya upaya dalam rangka penyelidikan terkait dengan perkara tersebut,

Selanjutnya Selasa 26 April 2022, tim KPK kelapangan menuju kesalah satu hotel di Bogor, dan para penerima uang sudah bergerak menuju Bandung, sehingga KPK secara tehnis membagi tugas ada yang berangkat ke Bandung, dan ada juga mencari bukti yang memang diduga telah melakukan terkait dengan tindak pidana dugaan prkara korupsi, tim mengamankan empat pegawai BPK perwakilan Jawa barat yang saat itu berada dikediaman nya masing masing diwilayah Bandung,
Pada tanggal 26 April 2022 malm,
Pada saat itu juga tim langsung membawa ke gedung merah putih,
Berkaitan dan pada saat itu juga, melakukan penangkapan di Bandung pada Rabu 27 April 2022 pagi,
Tim juga mengamankan bupati kabupaten Bogor dirumahnya yang lain dirumah tinggal masing-masing diwilayah Cibinong kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  Driver Ojek Online, Ditangkap, Ratusan Ojek Online Tidak Terima diduga Tebang pilih

Seluruh yang diamankan oleh KPK dibawa ke gedung merah putih KPK untuk menjalani pemeriksaan secara intensif dan dalam kegiatan tangkap tangan, KPK berharap hasil melakukan penyitaan barang bukti berupa, uang rupiah dengan total 1,024,000,000 ( satu milyar dua puluh empat juta rupiah ) yang terdiri dari, 570,000,000 rupiah tunai dan uang pada rekening bank dengan jumlah sekitar 454,000,000 rupiah,

KPK dengan telah dilakukan pengumpulan keterangan saksi dan alat bukti KPK selanjutnya melakukan, penyelidikan dan menemukan adanya bukti permulaan yang cukup dan kemudian KPK meningkatkan perkara dalam tahap penyidikan,

Adapun berdasarkan keterangan keterangan dan bukti yang ada, KPK menemukan tersangka sebagai berikut,
Hasil dari penyelidikan ke 8 orang pelaku suap dari pihak kabupaten Bogor saat ini sudah resmi dijadikan tersangka,
Berikut ke empat orang penerima suap, dari pihak BPK pegawai perwakilan Jawa barat

“Ay, selaku Bupati kabupaten Bogor berkeinginan agar pemerintah kabupaten Bogor berkeinginan agar kembali mendapatkan perdikat wajar tanpa pengecualian atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2021 dar BPK perwakilan Jawa barat,

Selanjutnya tim BPK perwakilan Jawa barat menugaskan tim pemeriksa untuk melakukan audit pemeriksaan entrim atas laporan keuangan pemerintah daerah tahun 2021 kabupaten Bogor,

Tim pemeriksa yang terdiri dari, ATM, AM, HNRK, GGTR, dan WR, ditugaskan sepenuhnya untuk mengaudit berbagai pelaksanaan proyek pada dinas PUPR kabupaten Bogor,

Sekitar Januari 2022 yang lalu diduga Adanya kesempatan pemberian sejumlah uang antara HNRK, dengan ia, dan Ma, dengan tujuan mengkonsumsi susunan tim audit entrin,

“Ay, menerima laporan dari H bawah laporan buku keuangan Pemkab Bogor jelek dan Jika ada audit BPK perwakilan Jawa barat akan berakibat opini disclaimer,

BACA JUGA :  Guna Menjalani Pemeriksaan Terkait Penyalahgunaan Narkoba, Reza Artamevia Kembali Diamankan Jajaran Polda Metro Jaya

Selanjutnya “Ay, merespon dengan mengatakan, diusahakan agar wtp, wajar tanpa pengecualian,
Sebagi releasiasi kesepakatan “Ia, dan “Ma, diduga memberikan uang sejumlah sekitar 100,000,000 dalam bentuk tunai kepada ATM disalah satu tempat dibandung,

ATM kemudian mengkonsumsi susunan tim sesua dengan keinginan ih dimana nantinya objek audit hanya untuk keinginan SK PD tertentu,

Proses audit dilaksanakan pada Pebruari tahun 2022 sampai dengan Aril 2022, dengan hasil rekomendasi diantaranya,
Bahwa tindak lanjut rekomendasi tahun 2020 sudah dilaksanakan,
Dan laporan audit keuangan tidak mempengaruhi opini,

Adapun temuan pakta tim audit di dinas PUPR salah satunya proyek peningkatan jalan rute kandang roda pakansari dengan nilai proyek 94,6 milyar yang pelaksanaannya diduga tidak sesuai dengan kontrak.
Adapun uang suap yang dilakukan oleh tim ay kepada tim BPK perwakilan Jawa barat,. menerima uang suap setiap Minggu sebesar Rp 10,000,000 dan stelah di total mencapai 1.9 miyar rupiah,

Mereka yang melakukan suap melanggar pasal 5 ayat satu huruf A atau B atau pasal 13 UU 31 thn 1999 tentang pemberantasan pidana korupsi sebagaimana telah sebagai mana telah diubah dengan UU no 20 junto pasal 55 ayat 1 KUHP, Kedelapan tersangka Akan dilakukan penahanan selama 20 hari terhitung sejak tanggal 27 April 2022 sampai tanggal 16 Mei 2022,

“Ay, dilakukan penahanan di rutan Polda metro jaya, MK ditahan di rutan KPK kapling c 1, ia ditahan di kaplng c 1 KPK, RT ditahan Pada rutan gedung merah putih, ATM ditahan pada rutan KPK pada pomdam jaya Guntur, Am ditahan di rutan pada gedung merah putih, HNRK ditahan pada rutan KPK pomdam jaya, GG tr ditahan pada rutan KPK pomdam jaya.

BACA JUGA :  Terbongkar, Wisma di Ciawi Bogor Terindikasi Jadi Tempat Trafficking, Ini Korbannya

BPK merasa sangat terpukul dengan adanya oknum BPK yang terlibat ott yang dilakukan oleh KPK terhadap pemkab Bogor,
Dan kepla BPK RI Telah menonaktifkan kepala BPK perwakilan Jawa barat secara langsung dan menonaktifkan tim pemeriksa BPK perwakilan Jawa terkait ott oleh KPK,

Kepala BPK juga akan memproses oknum BPK yang terlibat dalam kasus ini sesuai hukum yang berlaku melalui majelis kehormatan kode etik di BPK,

Sumber informasi: Konpresi pers KPK soal OTT KPK bupati Bogor Ade Yasin.

*Puskominfo Indonesia*

Cyber-Red
M.s

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%