Desa Gunungbatu Diduga Tidak Transparan dan Sunat Dana Bantuan Provinsi

centerweb
0 0
Read Time:1 Minute, 40 Second

cyberinvestigasi.com Pandeglang – Bantuan Sembako Desa Gunungbatu yang berasal dari APBD Provinsi Banten untuk penanggulangan Covid 19 diduga harga komoditinya disunat dan tidak transparan. Pasalnya Pemerintah Desa Gunungbatu Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, tidak mencantumkan rincian harga komoditi kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Menurut salah satu KPM saat diwawancarai oleh Awak Media yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan, bahwa dirinya telah menerima bantuan sembako berupa beras 5 liter, minyak goreng 2 liter, gula 1 Kg, biskuit roma kelapa 2 bungkus, mie instan sedaap 10 bungkus, teh celup sariwangi 2 kotak, sarden 425 gram merk Atan 2 kaleng, dan sarden 155 gram merk Atan 1 kaleng.

00cf8eeb b5fd 4911 8711 435a796e99f8

“Kami hanya menerima bantuan sembako berupa beras 5 liter, minyak goreng 2 liter, gula 1 Kg, biskuit 2 bungkus, mie instan 10 bungkus, teh celup isi 25 kantong 2 kotak, sarden 425 gram merk Atan 2 kaleng, dan sarden 155 gram merk Atan 1 kaleng.” Ungkapnya pada Hari Rabu (14/10/2020).

Saat di konfirmasi awak media Cyberinvestigasi.com Ata Kusuma, selaku Kepala Desa Gunungbatu melalui telepon seluler tidak mau memberikan keterangan terkait pemberitaan yang menyangkut Desa Gunungbatu di bawah kepemimpinannya.

Sedangkan menurut Tb. Aujani, selaku Ketua Himpunan Aksi Mahasiswa dan Pemuda (HAMPA) Kabupaten Pandeglang yang mana telah menilai, bahwa harga komoditi yang diterima oleh KPM warga Desa Gunungbatu saat disesuaikan dengan harga survei pasar nilainya kurang lebih adalah 167.000 per KPM yang tidak mencapai 200.000, bahkan selisih harganya mencapai sekitar 33.000.

“Dari hasil survei pasar, rincian harga komoditi bantuan sembako Desa Gunungbatu adalah sebagai berikut : Beras 5 Liter 40.000, minyak goreng 2 liter 28.000, gula pasir 1 Kg 14.000, biskuit roma kelapa 2 bungkus 20.000, mie instan 10 bungkus 25.000, teh celup sariwangi 2 kotak 10.000, sarden 425 gram merk Atan 2 kaleng 24.000, dan sarden 155 gram merk Atan 1 kaleng 6.000. Jadi total keseluruhannya hanya sekitar Rp. 167.000.” Jelas seorang Aktifis muda yang sangat progresif ini, di dalam sebuah penyampaiannya.

Cyber/Red
Penulis : Saeful Fallah

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Ibarat Pribahasa Ada Gajah di Balik Batu, Ada Kebutuhan Dibalik Kepentingan Jelang Pilkada 2020

cyberinvestigasi.com, Pandeglang Banten – Salah satu Wilyah Kabupaten yang terletak di pemerintahan Provinsi Banten, ialah pemerintah kabupaten pandeglang yang saat ini baru membuka mata. Pasalnya, ternyata selama kurang lebih 10 tahun lamanya berdiri, salah satu perusahaan raksasa PT. BUMN yang berada di wilayah Pandeglang tersebut” dan juga sudah selama satu […]
241329b2 73a3 4786 a6e2 a801cf2302f5

Subscribe US Now