Ingatkan Calon Kepala Desa, Ini Kata Kapolres Pandeglang

Redaksi
SAVE 20211013 211011
0 0
Read Time:1 Minute, 42 Second

Cyberinvestigasi.com, 13 Oktober 2021, Pandeglang – Menjelang pelaksanaan pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Pandeglang, Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah ingatkan kepada seluruh Calon Kepala Desa (Calkades) maupun para pendukungnya agar tidak melakukan kekerasan, pengrusakan apalagi pembakaran.

SAVE 20211013 211019

Peringatan itu dikeluarkannya di Mako Polres Pandeglang guna menjaga pesta demokrasi di tingkat Desa serta agar Pilkades serentak 2021 di Kabupaten Pandeglang dapat berjalan dengan jujur, adil dan damai.

“Kepada seluruh Calon Kepala Desa beserta para pendukungnya agar mengikuti pesta demokrasi ini dengan jujur. Jangan melakukan kekerasan, pengrusakan apalagi pembakaran jika hasil Pilkades tidak sesuai dengan yang diharapkan,” ucap Kapolres Pandeglang, Rabu (13/10/21).

Kapolres Pandeglang menyatakan, bagi Calon Kepala Desa dan para pendukungnya yang kedapatan melakukan kekerasan, pengrusakan apalagi pembakaran akan diproses secara hukum.

“Ingat kita ini negara hukum, dan hukum harus ditegakkan. Untuk itu bagi seluruh Calon Kepala Desa yang ada di Kabupaten Pandeglang saya ingatkan untuk jangan lakukan kekerasan, pengrusakan apalagi pembakaran, karena bisa dipidana karena melanggar Pasal 170 KUHP, Pasal 188 KUHP dan Pasal 351 KUHP,” imbuhnya.

Dirinya menambahkan bahwa petugas akan bertindak sesuai dengan ketentuan yang ada dalam Peraturan Kapolri (Perkap) No 1 tahun 2010 tentang penanggulangan anarki dan Perkap No 1 tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan dalam tindakan Kepolisian.

“Adapun Pasal 170 KUHP berbunyi pengrusakan barang secara bersama-sama dan pengroyokan diancam 7 tahun penjara. Kemudian Pasal 188 KUHP berbunyi pembakaran akibatkan bahaya umum bagi barang dan orang diancam 5 tahun penjara. Sedangkan Pasal 351 KUHP berbunyi penganiayaan terhadap orang lain diancam 5 tahun penjara,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui untuk pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Pandeglang yang akan digelar pada Minggu 17 Oktober 2021 dengan Jumlah Desa yang akan melaksanakan sebanyak 206 Desa dari 32 Kecamatan dan terdiri dari 1.263 TPS.

Selanjutnya bagi masyarakat yang membawa senjata api atau senjata tajam akan dikenakan UU Darurat No 12 tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara sampai dengan 20 tahun penjara.

Terakhir, Kapolres Pandeglang mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Pandeglang.

“Mari kita buat Pilkades Aman, Sehat dan Kondusif di Kabupaten Pandeglang,” ajaknya”.

Puskominfo Indonesia
Cyberinvestigasi

Dede

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Cipta Kondusif, Polsek Bojong Lakukan Giat Galang Tokoh

Cyberinvestigasi.com, 13 Oktober 2021, Pandeglang – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Pandeglang yang akan digelar sebentar lagi, jajaran Polsek Bojong Polres Pandeglang, melaksanakan monitoring pelaksanaan kampanye Pilkades di Kantor Desa Cahayamekar Kecamatan Bojong, Rabu (13/10/2021). Dalam pelaksanaan monitoring kampanye Pilkades 2021 tersebut dilaksanakan oleh Kanit Propam Polsek […]
SAVE 20211013 185410

Subscribe US Now