Kasus Mark-Up Harga dan Komoditi Busuk yang Diterima KPM Diduga Mengendap di Polres Pandeglang

Redaksi
IMG 20210625 WA0050
0 0
Read Time:1 Minute, 42 Second

Cyberinvestigasi.com, 25 Juni 2021, Pandeglang – Dugaan Mark-Up harga dan komoditi busuk yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Desa Pasireurih Kecamatan Cipeucang, hingga sampai saat kini diduga kasusnya mengendap di Polres Pandeglang.

Demikian dikemukakan Ketua Jurnalis Nasional Indonesia (JNI ) Banten, Andang Suherman di Kediamannya kepada awak media.
Jumat, (25/06/2021).

Sebagai pelapor Andang mengaku kecewa terhadap kinerja oknum penyidik Polres Pandeglang yang dinilai lamban dalam menangani kasus tersebut.
Padahal kata Andang, kasus dugaan perbuatan melawan hukum yang dilakukan agen / e-warong sudah terang benderang terjadi, dan dampaknya merugikan masyarakat.

” Untuk diketahui dalam kasus itu ada pernyataan KPM diatas materai yang menyatakan dan membenarkan kalau mereka menerima komoditi tidak layak konsumsi dan itu tak pernah ada pergantian dari agen maupun pihak suplier,”
Jelasnya kepada cyberinvestigasi.com (red), dengan segenap penjelasan yang telah disampaikan Andang.

IMG 20210625 WA0052Namun ironisnya lagi, jelas Pemimpin Redaksi Indonesia satu wilayah Propinsi Banten ini pun mengatakan, semestinya kasus yang telah dilaporkan pada Bulan Maret 2021, sudah ada perkembangan hasil penyelidikan dan penyidikan pihak Reskrim Polres Pandeglang.
Tapi faktanya hingga saat ini pelapor belum menerima kejelasan supremasi hukum atas kasus tersebut.

“Untuk perkembangan kasus itu saya selaku pelapor belum menerima hasil perkembangan penyidikan dari pihak penyidik.

“Sempat saya tanyakan melalui pesan WhatsApp kepada penyidik berinisial R, tapi tak ada jawaban,” terang Andang.

Kendati demikian lanjut dia, pihaknya masih percaya Polres Pandeglang akan bekerja profesional dalam penegakan hukum, seperti yang pernah disampaikan Kapolres Pandeglang, AKBP Hamam Wahyudi kalau dirinya akan kembali mempertanyakan kasus tersebut ke penyidik.

“Hukum harus tetap menjadi panglima di Negeri ini.
Agar terpenuhinya rasa keadilan di tengah masyarakat. dan untuk kasus ini, semoga tidak membeku.

Maka demikian, kepada penyidik Polres Pandeglang kiranya segera melanjutkan dan menjadikan tersangka siapapun pelakunya yang terlibat atas perbuatannya yang telah merugikan masyarakat dalam pusaran program BPNT di Kabupaten Pandeglang,” tuturnya

Andang pun berharap slogan Presisi di tubuh POLRI yang digagas Kapolri Jendral Polisi Listiyo Sigit Prabowo dapat sepenuhnya dilaksanakan anggota Polri diseluruh Indonesia, tak terkecuali di jajaran Polres Pandeglang. ” pungkas Andang.

Cyber-Red
(Dede)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Polres Pandeglang Bagikan Sembako Pada Panti Asuhan Hasanudin Juga Para Manula

Cyberinvestigasi.com, 26 Juni 2021, Pandeglang – Dalam Rangka Hut Bhayangkara ke 75, Polres Pandeglang kembali memberikan bantuan sejumlah paket sembako, Jumat (25/06/2021 Kegiatan dipimpin oleh Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi S.H.,S.IK.,M.H. menyambangi warga panti jompo nini aki dan Panti asuhan Hasanudin untuk diberikan bantuan sebagai wujud kepedulian dari Polres Pandeglang […]
IMG 20210626 WA0009

Subscribe US Now