IMG 20220802 161748

Laka Tenaga Kerja Pada Proyek Jembatan Ciselaraja Dua Pekerja Terjepit Kerangka Cor Beton

0 0
Silahkan Share
Read Time:1 Minute, 45 Second

Cyberinvestigasi.com, Lebak – Pada sebuah pelaksanaan projek Jembatan Ciselaraja Bojong Leles, Kecamatan Cibadak Kabupaten Lebak Provinsi Banten, pada selasa (03/08/2022) sekitar pukul 8.30 WIB diketahui telah ambruk.

Dalam insiden tersebut, dua diantara pekerja mengalami kecelakaan dengan terjepit rangka besi ulir yang diperkirakan setinggi 6 meter, dengan posisi tubuh korban terduduk di bawah saluran kali.

Seperti yang dilansir dari informasi berita yang sudah beredar, dalam hal itu telah di katakan “N, seorang pengguna jalan yang juga telah mengungkapkan bahwa rangka besi ulir tersebut diperkirakan untuk menopang pasangan cor beton”,
Namun kondisinya sudah goyah sehingga ambruk menimpa dua pekerja proyek tersebut.

“Hari itu saya mau ke Jakarta, pas melintas di jembatan darurat proyek jembatan Ciselaraja, pasangan rangka besi ulir yang sudah dipasang cukup tinggi itu tiba-tiba ambruk.

Akhirnya dua orang pekerja yang ada dibawahnya terhimpit, papar “N.
Posisinya dua pekerja itu ada disaluran kali,” katanya kepada awak media.

Selanjutnya pada kesempatan terpisah, Irvan Suyativika, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, saat di konfirmasi cyberinvestigasi.com, dengan melalui saluran seluler berbasis whatsap dirinya juga membenarkan tentang adanya kejadian tersebut.

“Benar, dan beberapa menit pasca kejadian itu pihaknya juga sudah memerintahkan tim Tekhnis untuk terjun kelokasi kejadian, jelas Irvan Suyativika, selaku Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak Provinsi Banten.
Kegiatan pelaksanaan juga benar adalah merupakan sumber anggaran APBD.

“Namun yang jelas bahwa atas terjadinya laka Tenaga Kerja tersebut pihak PUPR sudah melakukan Pemanggilan terhadap pelaksana kontraktor.

BACA JUGA :  Ketua Ikawati BPN Banten Kunjungi Pengrajin: UMKM Lebak Kembali Naik Pamor

IMG 20220802 162506Dalam rapat yang digelar, kami sudah sampaikan juga agar dalam kegiatan nya pihak pelaksana melakukan kroscek ulang dalam metode pelaksanaan dalam merangkai besi”,

“Saya sudah tekankan juga agar pihak kontraktor melakukan evaluasi ulang agar tidak terjadi kembali kecelakaan pada tenaga kerja.
Terlebih lagi, Saya sudah meminta pihak pelaksana untuk memperhitungkan ketinggian bootmen besi yang menyebabkan beban yang cukup berat”,
Terlepas dari itu, dalam hal laka ini adalah memang merupakan salah satu bentuk suatu kelalaian.

Selebihnya jelas ini adalah merupakan sebuah musibah, namun yang terpenting bagaimana nanti kedepan kita harus lebih sama sama berhati hati dalam melakukan giat pekerjaan, tutup Irvan Suyativika, selaku Kepala Dinas PUPR Lebak, diakhir penyampaian

*Puskominfo Indonesia*
Cyber_Red

M.s

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%