Sebuah Percepatan Pembangunan Jalan Nasional di Duga Lambat Dalam Pelaksanaan

Redaksi
IMG 20210531 130733 2
0 0
Read Time:1 Minute, 59 Second

Cyberinvestigasi.com, 31 Mei 2021, Serang kabupaten – Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Banten KM 14 Bagaikan Ombak, sehingga akhir akhir ini telah dikedapati Korban Lakalantas yang sudah semakin meningkat.
Seperti berdasarkan informasi yang dilansir dari AktualNews.Co pada Mei 22, 2021″,

Juga selanjutnya dengan berdasarkan peninjauan langsung yang dilakukan Tim cyberinvestigasi.com dilapangan memang benar terlihat jelas bahwa kondisi jalan raya nasional yang merupakan kewenangan satker tersebut sudah bergelombang hingga rentan terjadinya kecelakaan yang dilakukan pengendara motor. Senin, (31-05-2021)

Jalan raya Serang- Cilegon, adalah merupakan kewenangan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Banten yang sudah bergelombang bagaikan ombak di pantai lepas, jalan nasional yang merupakan kewenangannya berada di naungan satuan kerja wilayah I Provinsi Banten yang bertempat di JL. M.H Thamrin, Komplek Bina Marga, Blok A. No. 7, Cikokol – Tangerang.

Jalan nasional wilayah I Provinsi Banten yang kondisinya bergelombang terdapat di jalan Serang – Jakarta KM 14, sering terjadi kecelakaan lalu lintas hingga mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang akibat jalan yang tidak layak untuk dilalui atau bergelombang seperti ombak di pantai lepas.

Menurut Saipul warga Kragilan mengatakan kepada media, Sabtu 22 Mei 2021 bahwa jalan nasional sering memakan korban kecelakaan lalu lintas bahkan sampai merenggut nyawa pengguna jalan akibat jalan yang bergelombang.

“Seperti halnya di minggu yang lalu, tepatnya di Kp. Kerapcak Toyomerto yang juga telah terjadi adanya korban kecelakaan akibat jalan yang bergelombang, dan tidak adanya lampu penerangan jalan umum PJU, trotoar pembatas di tengah jalan raya, bahkan sampai meninggal ditempat.
Maka dalam hal ini kami selaku masyarakat meminta kepada pihak-pihak terkait untuk dapat segera mengambil tindakan terhadap jalan bergelombang yang sering memakan korban” ucap Saipul.

Menurut Yusa Qorni, Salah satu pengguna jalan yang menjadi korban kecelakaan pada Sabtu 22 Mei 2021 tersebut, adalah akibat jalan bergelombang, dan harusnya dengan segera dilakukan pengupasan terhadap jalan nasional Serang – Jakarta di KM 14 yang bergelombang.

Lanjut Yusa jalan bergelombang, permukaan jalan yang bergelombang bervariasi antara 5 CM – 10 CM.

“Saya selaku pengguna jalan merasa sangat dirugikan, sebab pengguna jalan yang menjadi korban kecelakaan akibat infrastruktur yang buruk dapat melakukan tuntutan sesuai dengan Undang-undang nomor 22 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan” ucap Yusa.

Yusa menambahkan Berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dijelaskan bahwa tujuan terlaksananya lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar serta membentuk perilaku masyarakat agar beretika dan budaya berlalu lintas, tutup Yusa.

Cyber-Red
(Emi-Zajal)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Resor Lebak-Sektor Cirinten Beserta PPKM Gugus Tugas Covid19 Lakukan Penyemprotan Cairan Disinfektan

Cyberinvestigasi.com, 31 Mei 2021, Lebak – Penyemprotan cairan Disinfektan di Desa Badur Kecamatan Cirinten Kabupaten Lebak, telah melakukan penyemprotan disinfektan pada hari ini, Senin 31 Mei 2021 dari mulai pukul 09.00 Wib- sampai dengan selesai. Selain itu juga penyemprotan telah dilakukan di beberapa wilayah Cirinten dan salah satunya bahwa di […]
IMG 20210601 000647

Subscribe US Now