Akurasi Data Sangat Diperlukan Agar Setiap Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

centerweb
0 0
Read Time:2 Minute, 0 Second

Serang, Banten – Jumat,15 Mei 2020 Cyberinvestigasi.com – Langkah dan upaya pemerintah untuk menyalurkan bantuan sosial penanganan COVID-19 masih saja di ketemukan tumpang tindih, sehingga menyebabkan adanya sebuah polemik dan komplik di tingkat warga desa maupun kelurahan.

Pasalnya, akurasi data penerima bantuan sosial tersebut adalah awal sebuah penyebab terjadinya komplik antara warga dan pemerintah desa/kelurahan, sebab memang benar data adalah merupakan sarat yang diperlukan agar penyaluran bantuan sosial untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19 bisa tepat sasaran”,
Namun di sisi lain, masih juga ada beberapa data yang ditemukan tidak akurat, sehingga mengakibatkan bantuan yang disalurkan salah sasaran bahkan ada juga data yang menerima bantuan ganda.

“Ada juga Warga yang seharusnya diprioritaskan mendapat bantuan namun justru tidak mendapatkannya,dan kemudian, adanya data yang tidak sesuai ini, juga telah mengakibatkan banyaknya pengakuan para Kepala Desa maupun lurah merasa stres” seperti yang saat ini terjadi di desa “Saya, ujar salah satu kades di wilayah kecamatan mancak menjelaskan.

Ada sekitar kurang lebih dari 300 warga mendatangi rumah Kepala Desa. Sanghiang, Kecamatan, Mancak Kab. Serang, mereka serempak datang menggeruduk rumah Kepala Desa” dan lagi lagi Kepala Desa, RT RW yang selalu jadi sasaran wargga” karena dianggap kebijakan pemerintah pusat yang sudah mancla mencle dalam membuat aturan maupun tata cara,
Bahkan pemerintah desa dituding sudah melakukan KKN oleh warganya, karena dianggap bantuan tidak tepat sasaran, ujar Kades. Sanghiang Kecamatan mancak.

Selanjutnya di tempat terpisah, Artawi S. S.Sos, selaku Kepala kelurahan juga membenarkan, Dirinya merasa serba salah dan bahkan hanya menjadi sasaran tentang adany praduga warga masyarakat terhadap saya”

Dirinya sudah kerap dikunjungi para tokoh warga, dan bahkan beberapa mitra pemerintah lainnya seperti halnya ormas maupun media, walaupun memang itu sesuatu yang tidak ada larangan maupun batasan, menurut keterangan Kepala Kelurahan Taman Baru Taktakan Kota Serang kepada awak media
Kamis 14/05/20
Jam: 13′ 30 wib.

Intinya, ini bukan merupakan kesalahan dari kami selaku pemerintah kelurahan”,

Persoalannya, pemerintah provinsi/kota, dan melalui dinas sosial sudah menggunakan data yang tidak sesuai dengan data terbaru yang dikumpulkan pemerintah kelurahan, bersama RT/RW, dan ketika menyalurkan bantuan tersebut bukan kami yang melakukan sosialisasi tersebut, melainkan dari pihak dinas langsung yang melakukan nya, pungkas Artawi, selaku Lurah di kelurahan Taman Baru Kota serang

“Sehingga pada kenyataannya, warga di wilayah kami yang menerima bantuan diduga tidak sesuai dengan data yang kami ajukan,” imbuhnya, walaupun memang ada beberapa di antaranya yang telah masuk ke dalam daftar penerima bantuan, Tuturnya”.

(Mpap/red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Kunjungi Warga Yang Sedang Menderita Penyakit, Kapolda Banten Berikan Bantuan Sosial Langsung

Serang, Banten Sabtu, 16 Mei 2020 Cyberinvestigasi.com – Disaat situasi dan kondisi Pandemi Corona, Polda Banten terus lakukan giat sosial terhadap warga yang terdampak, dengan cara melakukan kunjungan langsung terhadap warganya. Pak Amin, yang saat ini berusia 35 tahun adalah merupakan seorang bapak yang masih tergolong muda namun harus berjuang […]
IMG 20200516 WA0138

Subscribe US Now