Cerdaskan Dalam Bermedsos, Puskominfo Ajak Masyarakat Media Pahami Fenomena Hoaks

Redaksi
IMG 20210427 211344
0 0
Read Time:1 Minute, 32 Second

cyberinvestigasi.com, 27 April 2021 – DPP Puskominfo Indonesia, mengajak seluruh masyarakat media khususnya yang tergabung dalam Puskominfo Indonesia Group untuk menjaga marwah media dan kehormatan profesis jurnalis.

“Menulis berita harus benar dari sumber yang benar agar tidak menjadi bumerang ketika seorang jurnalis memberitakan berita bernuansa bohong atau hoaks dari sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,”
kata Direktur Eksekutif Puskominfo Indonesia, Diansyah Putra Gumay, SE, S.Kom, MM di sela aktifitasnya di bulan suci Ramadan, Selasa (27/4/21)

Ini, lanjut Diansyah, mengingat masyarakat saat ini sangat mudah dijadikan santapan bernutrisi bagi oknum untuk menyebarkan hoaks di lingkungan setempat.
Diantaranya melalui jejaring sosial seperti Facebook dan WhatsApp.

“Hal ini dapat disebabkan kurangnya pengetahuan mengenai literasi digital.

Pengetahuan ini mampu mengarahkan masyarakat untuk tetap cerdas bermedsos, dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang fenomena hoaks di era millenial, membuka pikiran betapa bahayanya hoaks, serta memberikan pengetehuan literasi digital kepada masyarakat,” paparnya.

Selanjutnya dikesempatan ini Puskominfo Ajak Masyarakat Media Untuk Cerdas Dalam Bermedsos, Pahami Fenomena Hoaks”,
Diansyah yang juga pendiri beberapa media di Indonesia bersama para pemimpin media lain akan mensosialisasikan pentingnya literasi digital yang merupakan upaya menyadarkan masyarakat, dan betapa pentingnya meningkatan kemampuan menggunakan teknologi digital dan alat komunikasi untuk mengakses, menerima, menganalisis, dan mengevaluasi informasi dengan efektif.

Dengan literasi digital ini, masyarakat khusunya insan pers dilatih untuk mengoptimalkan kebaikan bermedsos juga mengakses informasi yang positif dengan pengetahuan untuk tidak menerima informasi secara gamblang sebelum menguji kebenarannya, hingga masyarakat diajarkan kritis dalam menerima informasi.

Upaya ini juga akan menggandeng komunitas dan aparat hukum untuk bekerjasama memberikan pemahaman fenomena hoaks ini ke masyarakat secara komprehensif dan massive, sehingga diharapkan melalui program literasi, masyarakat menjadi sadar dan hati-hati dalam bermedsos.

Dengan demikian, masyarakat akan pro aktif menekan konten hoaks bahkan radikalisme yang beredar serta menangkal propaganda yang berujung perpecahan.

“Karena literasi ini dapat mendorong masyarakat cerdas informasi,” tutupnya.

Cyber-Red
(M.s.)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Larangan Mudik, Kabidhumas Polda Banten: Ini Daftar 18 Pos Penyekatannya

cyberinvestigasi.com, 27 April 2021, SERANG – Adanya larangan mudik lebaran 1442 H yang telah ditetapkan pemerintah, Polda Banten akan membuat posko penyekatan. Posko penyekatan larangan mudik ini didirikan di 18 lokasi atau titik di perbatasan Provinsi Banten, Berlaku mulai tanggal 5 Mei 2021. Pada kesempatan nya Kabidhumas Polda Banten Kombes […]
IMG 20210428 010014

Subscribe US Now