Suami Dalam Kondisi Lumpuh, Seorang Istri Melahirkan Anak yang Diduga Kedapati Tumor Di Kepala, Butuh Bantuan Pemkab Lebak

banner 468x60

Cyberinvestigasi.com, Minggu 5 September 2021, Lebak Banten – Disaat bencana adanya penyebaran virus covid-19, salah satu warga masyarakat di kabupaten Lebak sangat membutuhkan uluran tangan dari para donatur, terlebih perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

“Sudah jatuh tertimpa tangga pula”

Nampaknya itu bahasa untuk mengungkapkan derita yang saat ini menimpa keluarga Ewing (36), warga Kaduranca, RT 004/04 Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten.

Ewing, merupakan yang kesehari-harinya sebagai buruh tani, saat ini mengalami kelumpuhan kaki sejak dari tujuh bulan lalu.
Sementara istrinya, Sunarti, Lima hari yang lalu (Kamis) juga telah melahirkan dengan bayi yang kondisinya ada benjolan yang membesar di bagian kepala, benjolan itu, diduga kuat merupakan penyakit tumor/kanker.
Minggu, (05-09-2021)

Seperti dikesempatan terpisah Rachmat (40), warga setempat menjelaskan saudara Ewing yang tinggal di Kampung Kaduranca sehari-harinya sebagai buruh tani, namun sejak tujuh bulan lalu, tiba-tiba kakinya merasa sakit dan tidak bisa bergerak.

“Berobat sudah dilakukan ke Puskesmas dan dengan secara tradisional, namun sekarang kakinya sudah tidak bisa lagi bergerak dia lumpuh, jelas Rahmat.

Lalu dirinya, Rahmat kembali mengimbuhkan, jelas ntuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari, isterinya Sunarti terpaksa menggantikan peran suaminya mencari nafkah dengan cara buruh tani dan itu pun jika ada yang meminta bantuannya.

“Namun peran Sunarti itupun tidak berlangsung lama, sebab ia tengah hamil tua”,
Ia juga menambahkan bahwa pada Kamis atau Minggu lalu Sunarti, akhirnya melahirkan dengan pertolongan dukun paraji.

Namun saat jabang bayi lahir, keluarga dan warga sekitarnya merasa kaget karena di kepala bayi yang baru lahir itu, ada benjolan sebesar kepalan tangan anak-anak dan benjolan itu terus membesar.

“Benjolan yang awalnya sebesar kepalan tangan anak-anak, dalam waktu empat hari semakin membesar, dan belum tahu pasti apa penyakitnya”. Kata Rachmat.

Lebih lanjut Rachmat berharap, kepada Pemerintah Desa Kaduranca, Pemerintah Kabupaten Lebak, Dinas Sosial Kabupaten Lebak dan kepada para dermawan untuk membantu pengobatan bayi yang baru lahir dan keluarganya.

“Warga Kaduranca sudah membantu untuk makan sehari-hari sesuai dengan kemampuan, dan seperti kemarin lalu keluarg Ewing yang juga telah mendapat kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh pihak PPWI, bersama Camat dan Polsek Cimarga”.
Semoga para dermawan lainya ada yang berkesempatan untuk membantu, terutama pihak Pemkab Lebak, Pungkasnya.

*Puskominfo Indonesia*
Cyber-Red

(Supriyadi)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60