Lembaga Gerak Tuding PT. AAS Lakukan Dugaan DUMPING Limbah B3

Redaksi
IMG 20210428 WA0023
0 0
Read Time:2 Minute, 26 Second

cyberinvestigasi.com, 28 April 2021, Tanggerang – Sebagai kota seribu industri cukup menjanjikan bagi dunia bisnis di bidang jasa transforter, seperti halnya pengelolaan dan pemanfaat limbah B3. Namun sangat di sayangkan masih banyak perusahan yang berizin atau sudah di bekukan izinnya masih terang-terangan membuang limbah B3 di lokasi yang bukan semestinya. Rabu, (28-04-2021).

Seperti dalam satu kesempatan nya, Lembaga GERAK yang  juga telah menerima aduan warga Desa Dukuh dengan ada nya perusahaan yang di duga Sudah lakukan dumping B3 di wilayah Dukuh.

“Betul tadi ada 3 warga dukuh datang ke kantor kami.sebagai lembaga social control. Kami akan lkukan investigasi ke lapangan dan selanjutnya kami akan minta ke pihak perusahan untuk bertanggung jawab dengan cara mengadukan nya ke KLHK.” Ungkap Yunus SH Kabid lingkungan hidup di sebuah lembaga Gerak.

Seperti di lansir sebelum nya, PT. Agrar Alam Sari ( PT AAS ) adalah sebagai transforter limbah B3 yang sudah memiliki ijin dari KLHK dengan nomor SK S.95/PSLB3-VPLB3/PPLB3/PLB.3/5/2020 dengan kendaraan yang di pakai Hino B 9045 ON dan izusu B 9448 QV yang berlokasi di jalan baetussa’adah Desa kadu Kec. Curug Kabupaten Tangerang, Diduga telah melakukan dumping limbah B3 di Desa Dukuh kecamatan cikupa dan limbah B3 tersebut di Duga  berasal dari rekanan PT. AAS sebagai penghasil Limbah B3 yang sudah bekerjasama dengan PT AAS

“Kami warga Dukuh sangat keberatan dengan adanya kegiatan dumping limbah B3 di wilyah kami, kami juga sudah melaporkan hal ini ke aparat desa dukuh” ungkap salah satu warga yang meminta namanya tidak di sebutkan.

“Baru beberapa hari yang lalu limbah tersebut di kubur dalam tanah dan sejak di kubur limbah tersebut baunya sedikit berkurang, cuma kami masih khawatir efek dari dumping limbah tersebut” ungkap warga yang lain nya.

Tim jurnalis berusaha menghubungi Management PT. AAS Melalui Masudin ” setahu kami limbah karbon bukan limbah B3 ” ungkap nya lewat chat Watshapp.

Namun disisi lain, juga brdasarkan pantauan tim jurnalis, PT. AAS juga membuang limbah B3 di samping kawasan industri manis dengan kode limbah A110d limbah karbon aktif yang mengandung zat pencemar  sebagai mana tercantum pada kode A101a s/d A112a.A101b s/ d A121b.A101c s/d A110c atau mengandung limbah B3 sebagai mana tercantum pada kode limbah A105d dan A107d.

Sesuain undang undang 32 tahun 2009 tentang PPLH penghasil dan pengelola limbah B3 wajib mengikuti aturan perundang undangan yang berlaku seperti di atur juga di dalam Peraturan Pemerintah 101 tahun 2014 tentang pengelolaan limbah B3, dengan sangsi pidana terhadap pelaku tindak pidana pembuangan (dumping) limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) tanpa ijin diatur dalam Pasal 104 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan hidup atau Penjara minimal 1 tahun maximal 4 tahun dan minimal denda 1 milyar serta paling banyak 3 milyar.

Selanjutnya Tim jurnalis berusaha untuk melakukan konfirmasi kepada salah satu perusahan yang di duga sebagai penghasil limbah B3, namun sangat di sayangkan sampai berita ini dimuat belum bisa di hubungi.

Cyber-Red

(Neng)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Kanwil BPN Provinsi Banten Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Dengan Untirta

Cyberinvestigasi.com, 28 April 2021, Serang – Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) tentang Penyelenggaraan Program Magang Mahasiswa Merdeka Dalam Rangka Mewujudkan Banten Lengkap 2024 pada Rabu (28/4/2021) bertempat di Lt.4 Gedung Rektorat UNTIRTA yang terletak di Sindangsari. Penandatanganan PKS dilakukan […]
IMG 20210428 WA0055

Subscribe US Now