Presiden Jokowi Perkenalkan Enam Figur Baru di Kabinet Indonesia Maju

Redaksi
0 0
Read Time:2 Minute, 32 Second

cyberinvestigasi.com, 22 Desember 2020, Jakarta – Presiden Joko Widodo, mengumumkan enam nama yang akan segera bekerja sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju. Dalam kesempatan nya Presiden bersama dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, selaku Kepala Negara telah memperkenalkan enam figur tersebut kepada publik dari veranda Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa petang, (22/20/2020).

“Pada sore hari yang berbahagia ini saya bersama-sama dengan Bapak Wakil Presiden, ingin mengumumkan menteri-menteri baru yang akan duduk di anggota Kabinet Indonesia Maju,” ujarnya.

Ke-enam figur tersebut diantaranya ialah Tri Rismaharini, Sandiaga Salahuddin Uno, Budi Gunadi Sadikin, Yaqut Cholil Qoumas, Sakti Wahyu Trenggono, dan Muhammad Lutfi.

Dari Ke-enamnya juga sekaligus hadir secara langsung, saat Presiden memberikan keterangan.

IMG 20201222 205006

Tri Rismaharini ialah Wali Kota Surabaya selama dua periode, yakni pada 2010-2015 dan 2016-2021. Dalam Kabinet Indonesia Maju, Presiden Joko Widodo memberikan tanggung jawab kepada Risma untuk memimpin Kementerian Sosial.

“Beliau adalah Wali Kota Surabaya, dan saat ini Ibu Tri Rismaharini, akan kita berikan tanggung jawab untuk menjadi menteri sosial, ucapnya”, memperkenalkan figur yang akrab disapa Ibu Risma tersebut.

Figur lainnya, Sandiaga Salahuddin Uno, merupakan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, yang mana Sandiaga diketahui juga pernah menjadi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) pada 2005-2008. Presiden telah memberikan amanah kepada Sandiaga untuk memimpin Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Dulu beliau adalah Wakil Gubernur DKI Jakarta dan Ketua Hipmi, namun pada saat ini, beliau akan kita berikan tanggung jawab untuk memimpin Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” kata Presiden.

Kemudian, Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri BUMN, akan ditugaskan tanggung jawab sebagai Menteri Kesehatan oleh Presiden Joko Widodo. Sebelumnya Budi Gunadi Sadikin juga telah malang melintang dalam sejumlah posisi seperti Direktur Utama Bank Mandiri dan Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium.
Yang bersangkutan saat ini juga bertugas sebagai Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional dan terlibat langsung dalam upaya penanganan pandemi serta pemulihan ekonomi nasional.

“Sekarang kita berikan tanggung jawab untuk memimpin Kementerian Kesehatan,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut memperkenalkan Yaqut Cholil Qoumas sebagai calon anggota Kabinet Indonesia Maju. Pria yang akrab disapa Gus Yaqut tersebut adalah Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor.

“Beliau adalah tokoh muslim Ketua PP GP Ansor dan akan kita berikan tanggung jawab sebagai Menteri Agama,” ucap Presiden.

Selanjutnya ialah Sakti Wahyu Trenggono yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan. Kepala Negara menugaskan beliau untuk mengisi posisi Menteri Kelautan dan Perikanan.

“Beliau sekarang ini memegang jabatan di Wakil Menteri Pertahanan, dan akan kita berikan tanggung jawab untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan,” ujarnya.

Terakhir, Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Muhammad Lutfi, turut diperkenalkan Presiden Joko Widodo, yang juga kali ini menjabat sebagai Kepala Negara, akan diberikan tanggung jawab kepada Lutfi untuk memimpin Kementerian Perdagangan.

“Beliau sebelumnya pernah di Kepala BKPM, kemudian Menteri Perdagangan, kemudian Duta Besar Indonesia untuk Jepang, dan terakhir Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.
Sekarang akan kita berikan tugas memimpin Kementerian Perdagangan,” tandasnya.

Menurut rencana, Presiden Joko Widodo akan melantik keenam figur tersebut untuk resmi menjadi anggota Kabinet Indonesia Maju pada Rabu, 23 Desember 2020, Besok.

Cyber/Red
Mpap s

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

UU Cipta Kerja Tingkatkan Kemudahan Dalam Berusaha dan Ciptakan Lapangan Kerja

cyberinvestigasi.com, 23 Desember 2020, Jakarta – Penerapan Undang-Undang Cipta Kerja adalah untuk meningkatkan kemudahan berusaha yang memang selama ini menghambat penciptaan lapangan kerja. UU CK dibuat untuk penyederhanaan, sinkronisasi, dan pemangkasan regulasi atas banyaknya aturan dan regulasi (hiper regulasi) yang menghambat penciptaan lapangan kerja. “Dengan adanya UU Cipta Kerja, yang […]
IMG 20201223 083702 1

Subscribe US Now