Tidak Adanya Lagi Penambahan, Gus Menteri Akan Lebih Fokus Pada Peningkatan Kapasitas Pendamping Desa

Redaksi
0 0
Read Time:1 Minute, 29 Second

Cyberinvestigasi.com, 4 Desember 2020, Bogor – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memastikan tidak ada penambahan pendamping desa, sekalipun ada beberapa tenaga pendamping desa yang memundurkan diri.

Abdul Halim, atau akrab disapa Gus Menteri mengungkapkan, pihaknya akan fokus pada peningkatan kapasitas terhadap pendamping desa yang sudah ada saat ini.

“Sekarang enggak bisa ngomong penambahan, karena tidak punya tolak ukur, nanti baru bicara pengisian kekosongan Pendamping Desa,” kata Gus Menteri saat acara Training of Trainer (TOT) Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di Bogor, Kamis (03/12/2020).

Gus Menteri menjelaskan, saat ini peningkatan kapasitas jauh lebih penting dibanding menambah personel atau mengisi kekosongan Pendamping Desa.
Kedepan, Pendamping Desa akan diberikan pelatihan dan edukasi agar menjadi pendamping yang kualifait.

Menurut Gus Menteri, selain mendampingi Kepala Desa, Pendamping Desa juga menjadi kepanjangan tangan untuk mensosialisasikan SDGS Desa, maupun kebijakan Kemendes PDTT lainnya.

Untuk selanjutnya bahwa, selain untuk peningkatan kapasitas, Gus Menteri juga sedang memikirkan tentang penambahan salary Pendamping Desa.
Menurut Gus Menteri, salary yang didapatkan saat ini tidak sebanding dengan tugas yang diberikan, dan belum lagi, akan ada tugas baru yang harus dilakukan oleh Pendamping Desa kedepan nanti” yaitu untuk bekerja dalam pemutaakhiran data Sistem Informasi Desa (SID), milik Kemendes PDTT yang akan memuat semua data desa di seluruh Indonesia.

Gus Menteri berharap dengan Pendamping Desa yang kualifaid, akan lebih dapat membantu update SID setiap saat, sehingga dapat menyajikan wajah dan prototipe seluruh desa di Indonesia.

Sistem tersebut di atas juga dapat digunakan oleh semua lembaga dan kementerian sebagai referensi kebijakan. Pendamping Desa cukup menyajikan data kepada kementerian dan lembaga terkait apabila ada persoalan desa yang harus segera ditangani.

“Sebab posisi Kemendes adalah untuk memberikan informasi yang valid dan update. Ini yang dikatakan Pak Presiden tentang pembangunan yang terintegritasi,” pungkasnya.

Cyber/Red
Mpap s

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Next Post

Audensi DPD Jatim Puskominfo Indonesia Ke Kantor Dinas Sosial Provinsi Jatim Apresiasi Rehabilitasi "AJIB"

Surabaya, Dalam rangka Persiapan Launching Rehabilitasi “Aura Jiwa Indonesia Bersinar (AJIB)” Ketua DPD Jatim Puskominfo Indonesia, Yang Juga Sebagai Sekretaris Jendral YR PP “AJIB” Umar Al Khotob NH. bersama tim Investigasi berkunjung ke Kantor Dinas Sosial Provinsi Jatim, Jl. Gayung Kebonsari No. 56b, Gayungan, Kec. Gayungan, Kota SBY, Jawa Timur […]
WhatsApp Image 2020 12 04 at 09.09.35 1

Subscribe US Now